Lembaga Tabung Haji (Tabung Haji) Malaysia diperkirakan akan menghentikan subsidi untuk jemaah haji mulai tahun ini
Belanja haji Malaysia tahun 2009 diperkirakan akan meningkat sampai 11.000 Ringgit perjemaah. Lembaga Tabung Haji (Tabung Haji) bahkan diperkirakan akan menghentikan subsidi sebanyak 2.600 Ringgit untuk setiap jemaah yang menunaikan haji mulai tahun ini.
Dampaknya, biaya haji Malaysia akan naik tinggi sampai 11.000 Ringgit dari 8.973 Ringgit sebelumnya. Kenaikan hampir 22%. Kenaikan tersebut terkait biaya penerbangan, penginapan, kesehatan dan pengangkutan di tanah suci Mekah dan Madinah pada musim haji.
Menurut Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, subsidi itu mungkin terpaksa ditarik karean pendapatan Tabung Haji dari beberapa investasinya semakin berkurangan karean krisis global. Misalnya, harga komoditi kelapa sawit yang merosot tajam.
"Oleh itu, Tabung Haji kemungkinan tidak akan memberikan subsidi tahun ini dan bakal jemaah mestilah bersedia menampung sendiri kos yang pernah disubsidikan Tabung Haji," katanya seperti dikutip Berita Harian (Malaysia) edisi Ahad, 4 Januari kemarin.
Menurut Zahid, tahun lalu Tabung Haji memberikan subsidi sebanyak 2.600 Ringgit bagi setiap jemaah untuk mengurangkan kos penerbangan, penginapan, kesehatan dan pengangkutan di tanah suci Mekah dan Madinah pada setiap musim haji. Bahkan, jemaah haji istimewa saja (sejenis haji khusus) masih menikmati subsidi 1.000 Ringgit.
Menurut Zahid, Tabung Haji mampu berbuat demikian sebelum ini kerana lembaga itu memperoleh 67 persen pendapatan dari keuntungan investasi saham berlandaskan syariah Islam di Bursa Saham Malaysia dan hasil investasi harta tanah serta komoditi kelapa sawit.
Selain itu Ahmad Zahid juga yakin jumlah kuota 26.000 jemaah haji yang diberikan kerajaan Arab Saudi untuk negara ini tidak terpengaruh krisis ekonomi dunia. Menurut Zahid, 380.000 umat Islam di negara ini mendaftar untuk menunaikan ibadah haji tetapi hanya 26.000 saja kuota yang diberikan.
"Keadaan ini berlaku ketika musim kemelesetan ekonomi dunia dan ia mungkin kembali seperti asal apabila kedudukan hasilnya pulih semula," katanya. Ia yakin jika jemaah haji Malaysia tak akan keberatan membayar biaya itu tanpa subsidi Tabung Haji. [ihj/www.hidayatullah.com]

0 Komentar