Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

BWI Siapkan Wakaf Produktif


Badan Wakaf Indonesia (BWI) telah menyiapkan delapan program unggulan wakaf produktif untuk dapat difasilitasi oleh Islamic Development Bank (IDB). Pengembangan wakaf produktif tersebut adalah bagian dari realisasi kerja sama BWI dan IDB untuk pengembangan wakaf produktif.

Ketua Umum BWI, Tholhah Hasan, mengungkapkan, dalam waktu dekat program wakaf produktif dilaksanakan di Serang untuk pembangunan rumah sakit ibu dan anak. "Di bulan Juli ini, kita tengah menyiapkan pembangunan rumah sakit senilai Rp 8 miliar," kata Tholhah seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BWI-IDB di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (15/6).

Selain itu, katanya, BWI pun telah menyiapkan tanah sekitar 30 ribu hektare di Taman Mini yang dapat digunakan untuk pembangunan balai pertemuan, rumah sakit internasional, hotel, atau swalayan. Dalam pengajuan proyek wakaf produktif, lanjut Tholhah, BWI hanya akan mengajukan proyek yang benar-benar feasible dan lengkap perizinannya. Wakaf, katanya, menjadi salah satu cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tholhah mengatakan, komitmen IDB tersebut adalah salah satu tujuan untuk menggerakkan dan memberdayakan usaha masyarakat Muslim. Melalui kerja sama tersebut, IDB telah menyatakan komitmennya untuk mengembangkan wakaf produktif di Indonesia, baik dengan membiayai proyek wakaf produktif atau memfasilitasi dengan mencari investor yang berminat.

Dalam kesempatan itu, Presiden IDB, Ahmed Mohammed Ali, diwakili oleh Direktur Islamic Research and Training Institute, Bambang PS Brodjonegoro, mengatakan, dalam kerja sama tersebut IDB akan membantu dalam mengelola tanah wakaf. "Tiga bulan lalu saat BWI mengunjungi IDB, IDB sudah komit untuk pengembangan wakaf dan selanjutnya pengelolaan wakaf produktif di Indonesia," kata Bambang.

Dia mengungkapkan, dalam pengembangan wakaf produktif, IDB akan memfasilitasi proyek-proyek yang feasible. Jika proyek telah beroperasi, tambahnya, IDB juga akan turun dalam pengelolaan manajemen wakaf produktif.

Selain wakaf produktif, BWI juga mengembangkan wakaf uang bekerja sama dengan sejumlah bank syariah. Di antaranya, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, Bank Mega Syariah, BNI Syariah, dan Bank DKI Syariah. Selain lima bank tersebut, kata Tholhah, BRI Syariah juga saat ini sedang dalam penjajakan mengembangkan wakaf uang.

Posting Komentar

0 Komentar